Remaja Yang Tenggelam di Embung Oefe'u Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Yang Tenggelam di Embung Oefe'u Ditemukan Meninggal Dunia

Fatuleu, TBN - Seorang remaja bernama Ramon Talas (19), warga Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, yang dilaporkan tenggelam di Embung Oefe'u pada Rabu (2/4) siang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim Basarnas pada pukul 20.15 Wita.

Tim Basarnas yang dipimpin oleh Cosmas Hery Bria tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.10 Wita dan segera melakukan pencarian di embung yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter tersebut. Setelah hampir dua jam pencarian, korban ditemukan tepat di tengah embung dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan keterangan saksi mata, sekitar pukul 12.00 Wita, korban bersama dua orang temannya, Juandri Valentino Nitbani (14) dan Nifgen Natonis (10), sedang mandi dan berenang di embung. Saat berenang sejauh sekitar 30 meter, korban tiba-tiba mengeluh kelelahan dan kesulitan bernapas. Ia sempat meminta bantuan dengan memegang tangan Juandri, namun karena perbedaan fisik, Juandri meminta korban melepaskannya agar tidak ikut tenggelam.

Korban kemudian terlepas dan menghilang di tengah embung. Juandri sempat berusaha mencarinya, namun tidak berhasil. Ia dan Nifgen segera kembali ke tepi embung untuk meminta pertolongan kepada Marthen Natonis (54), warga setempat yang berada di lokasi. Juandri dan Nifgen kemudian bergegas ke kampung untuk mencari bantuan, sementara Marthen tetap di lokasi kejadian.

Setelah korban ditemukan, tim Basarnas bersama Polsek Fatuleu dan warga mengevakuasi jenazahnya dan membawanya ke rumah duka yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi kejadian. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak ingin menempuh jalur hukum terkait kematian korban.

Kapolsek Fatuleu, Iptu Markus Tameno, S.H., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja sama antara tim Basarnas, pihak kepolisian, serta masyarakat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di rumah duka dalam keadaan kondusif, dan keluarga korban tengah bersiap untuk prosesi pemakaman.#Ss