Remaja 19 Tahun Asal Desa Ekateta Kabupaten Kupang Tenggelam di Embung Oefe'u

Remaja 19 Tahun Asal Desa Ekateta Kabupaten Kupang Tenggelam di Embung Oefe'u

Fatuleu, TBN - Seorang remaja bernama Ramon Talas (19), warga Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, dilaporkan tenggelam di Embung Oefe'u pada Rabu (2/4) siang.

Hingga saat ini Polsek Fatuleu bersama masyarajat dan tim SAR sedang melakukan pencarian.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh warga setempat kepada Piket Polsek Fatuleu sekitar pukul 13.11 WITA. Menerima informasi tersebut, Kapolsek Fatuleu Iptu MarkusTameno, S.H., segera mengerahkan personel untuk menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 14.10 WITA.

Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H melalui Kapolsek Fatuleu Iptu Markus Tameno, S.H membenarkan kejadian tersebut. 

" Ya benar kami sedang lakukan pencarian, " terangnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 WITA, dua remaja, Juandri Valentino Nitbani (14) dan Nifgen Natonis (10), sedang memancing di embung. Tidak lama kemudian, korban datang dan mengajak mereka untuk mandi dan berenang. Saat berenang ke arah selatan sejauh kurang lebih 30 meter, korban tiba-tiba mengeluh kelelahan dan kesulitan bernapas. Ia sempat meminta bantuan dengan memegang tangan Juandri, namun karena perbedaan fisik, Juandri meminta korban melepaskannya agar tidak ikut tenggelam.

Korban kemudian terlepas dan menghilang di tengah embung. Juandri sempat berusaha mencarinya, namun tidak berhasil. Ia dan Nifgen segera kembali ke tepi embung untuk meminta pertolongan kepada Marthen Natonis (54), warga setempat yang berada di lokasi. Juandri dan Nifgen kemudian bergegas ke kampung untuk mencari bantuan, sementara Marthen tetap di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian telah mengambil beberapa langkah dalam upaya pencarian korban, termasuk menghubungi Tim SAR Kupang untuk membantu melakukan pencarian terhadap diri korban.

Menurut Kepala Desa Ekateta, embung tersebut memiliki luas sekitar 3.000 m² dengan kedalaman mencapai 10 meter.

Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa korban belum pernah berenang di embung tersebut sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan jaringan komunikasi di lokasi kejadian tidak stabil. Pihak kepolisian dan warga setempat serta tim SAR  terus berupaya melakukan pencarian.#Ss