Nelayan Temukan Mayat di Laut, Polri dan Basarnas Bergerak Evakuasi hingga Lakukan Identifikasi

Nelayan Temukan Mayat di Laut, Polri dan Basarnas Bergerak Evakuasi hingga  Lakukan Identifikasi

KUPANG, TBN – Sejumlah nelayan menemukan sesosok mayat tanpa identitas yang terapung dan tersangkut pada jaring pukat di Perairan Sulamu-Pariti, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (2/9/2026) dini hari.

Kapolsek Kupang Tengah Ipda Taufiqurrahman Suyuti, S. Tr.K membenarkan penemuan mayat tersebut.

"Ya benar kami sudah melakukan evakuasi korban, " jelasnya.

ia juga menambahkan bahwa awalnya pihaknya menerima laporan perihal kejadian tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya menghubungi piket SPKT Polres Kupang dan Basarnas. Selanjutnya piket SPKT bersama Basarnas langsung bergerak melakukan proses evakuasi hingga korban berhasil dibawa ke daratan.

" Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 02.00 WITA oleh empat nelayan yang sedang melaut mencari ikan di wilayah Perairan Sulamu-Pariti, " tambahnya.

Keempat nelayan tersebut masing-masing Ari Baco (42), Sim (49), Nikson (46), dan Sefnat Saifatu, seluruhnya berdomisili di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

Para nelayan menghubungi Piket Pamapta Polres Kupang untuk melaporkan penemuan tersebut. Mereka juga berupaya mengamankan korban dengan mengevakuasinya ke atas perahu.

Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut kemudian dibawa ke bibir Pantai Manikin untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di lokasi yang dinilai aman.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 WITA, korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) untuk menjalani pemeriksaan luar.

Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan proses identifikasi untuk mengungkap identitas korban serta mengetahui lebih lanjut terkait penemuan mayat tersebut.#Ss+