Bhabinkamtibmas Polsek Amfoang Utara Evakuasi Pelajar Terjebak Banjir Kali Oehani
Naikliu, TBN – Kepedulian aparat kepolisian kembali terlihat di wilayah Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Personel Polsek Amfoang Utara bersama Bhabinkamtibmas turun langsung membantu mengevakuasi sejumlah pelajar yang terjebak banjir di Kali Oehani pada Jumat (13/3/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Amfoang Utara sejak pukul 10.00 Wita yang mengakibatkan debit air di Kali Oehani meningkat dan meluap. Kondisi ini membuat akses penyeberangan dari arah Desa Afoan menuju Kelurahan Naikliu dan Desa Kolabe tidak dapat dilalui.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Naikliu dan Desa Afoan, Aipda Fidelis Hunam Kotan bersama sejumlah personel Polsek Amfoang Utara saat melaksanakan patroli dan pemantauan wilayah menemukan tujuh siswa SMP dan SMA yang sedang menunggu di tepi sungai sejak pukul 14.00 Wita karena tidak dapat melanjutkan perjalanan pulang ke rumah mereka di Desa Kolabe.
Ketujuh pelajar tersebut masing-masing Nyongki Obes, Remon Rondo, Canra Addu, Putra Lenawila, Arifin Addu, Sintia Banny, dan Yulty Addu.
Dalam kegiatan tersebut Aipda Fidelis Hunam Kotan didampingi oleh sejumlah Kanit Polsek Amfoang Utara yakni Kanit Provost Aipda Yoram Sirab, Kanit Reskrim Aipda Melki Sedek Taunu, Kanit Intel Aipda Simson Selan, serta Kanit Samapta Aipda Yepson R. Noman.
Saat ditemui oleh personel kepolisian, para pelajar terlihat kelelahan setelah menunggu cukup lama di tepi sungai. Salah satu siswi bernama Marlinda Rame Huky bahkan sempat mengeluh lapar.
Melihat kondisi tersebut, tim patroli bersama Bhabinkamtibmas kemudian mengevakuasi tujuh siswa tersebut menuju Asrama Polisi (Aspol) Polsek Amfoang Utara untuk diberikan makanan dan minuman seadanya.
Setelah beristirahat dan makan, sekitar pukul 18.10 Wita Bhabinkamtibmas bersama tim kembali mengantar para pelajar tersebut menuju Kali Oehani dengan harapan air sudah mulai surut sehingga mereka bisa melanjutkan perjalanan pulang.
Namun setelah dilakukan pemantauan di lokasi, arus air di kali tersebut masih sangat deras sehingga belum memungkinkan untuk menyeberang dengan aman.
Untuk sementara waktu,
Untuk sementara waktu, tim patroli bersama warga setempat memutuskan tetap menunggu situasi banjir di sekitar kali tersebut sambil terus memantau perkembangan debit air. Apabila dalam waktu satu hingga dua jam ke depan kondisi air masih belum memungkinkan untuk dilalui, maka para pelajar tersebut akan kembali dibawa ke Aspol Polsek Amfoang Utara atau dititipkan di rumah warga terdekat untuk beristirahat sementara hingga situasi benar-benar aman.
Langkah cepat yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Amfoang Utara tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat, khususnya para pelajar yang sedang dalam perjalanan pulang sekolah.
Kegiatan ini juga menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan kemanusiaan saat masyarakat menghadapi situasi benar-benar aman.




