Subuh Keliling di Masjid Ashsolihin, Kapolres Kupang Ajak Masyarakat Cegah Perundungan
KUPANG TENGAH, TBN – Polres Kupang terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Quick Wins Kapolri, salah satunya kegiatan Sholat Subuh Keliling. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Masjid Ashsolihin, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Sabtu (17/10/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 04.05 WITA tersebut dipimpin Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., dihadiri sejumlah pejabat utama, personel Polres Kupang, pengurus masjid, serta puluhan warga setempat.
Sholat Subuh berjamaah dipimpin oleh Ustad Muhammad Kevin Jordan sebagai imam, dengan Aipda Muhammad Hamid bertugas sebagai bilal. Setelah pelaksanaan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan Mimbar Kamtibmas yang mengangkat tema “Perundungan atau Bullying”.
Dalam penyampaiannya, Kapolres Kupang menegaskan bahwa program Sholat Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kapolres menjelaskan bahwa Masjid Ashsolihin menjadi masjid pertama yang dikunjungi dalam pelaksanaan program Subuh Keliling tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk melalui penyampaian saran, masukan, maupun keluhan terkait pelayanan kepolisian.
“Polisi bersama masyarakat. Kami membuka diri terhadap masukan dan saran dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” demikian pesan Kapolres dalam Mimbar Kamtibmas.
Mengangkat tema perundungan, Kapolres Kupang mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap tindakan bullying sebagai persoalan sepele. Perundungan yang dilakukan secara berulang dapat memberikan tekanan psikologis dan berdampak terhadap perkembangan mental, emosional, serta kehidupan sosial anak.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, untuk membangun lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan pergaulan.
Kapolres juga menekankan bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Tuhan sehingga tidak seorang pun dibenarkan merendahkan, menghina, atau memperlakukan orang lain secara tidak manusiawi.
Menurutnya, pencegahan perundungan membutuhkan kepedulian bersama. Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar harus berperan aktif dalam menanamkan nilai saling menghormati serta keberanian untuk melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan.
Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan perundungan kepada pihak kepolisian. Setiap laporan akan ditelaah sesuai ketentuan yang berlaku dan, apabila ditemukan unsur tindak pidana, akan ditindaklanjuti melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum.
Ia turut menegaskan pentingnya keterbukaan dalam proses penanganan perkara. Korban berhak memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan kasusnya melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Kapolres mengingatkan para orang tua agar tidak menggunakan sosok polisi untuk menakut-nakuti anak. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu dihindari karena dapat membentuk persepsi negatif terhadap polisi dan memengaruhi kondisi psikologis anak.
Sebaliknya, anak perlu dikenalkan kepada polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang dapat membantu ketika mereka menghadapi persoalan atau membutuhkan perlindungan.
Sementara itu, Imam Masjid Ashsolihin, Ustad Muhammad Kevin Jordan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan rombongan Polres Kupang dalam kegiatan Sholat Subuh Keliling tersebut.
Ia mengaku senang dengan kehadiran jajaran kepolisian yang bersedia beribadah bersama masyarakat sekaligus menjalin silaturahmi secara langsung dengan para jamaah.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa jumlah jamaah Sholat Subuh di Masjid Ashsolihin masih relatif sedikit. Karena itu, ia berharap masyarakat semakin terdorong untuk meramaikan masjid dan meningkatkan kegiatan ibadah bersama.
Ustad Muhammad Kevin Jordan turut mengapresiasi personel Polri yang selama ini aktif bersilaturahmi dan melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Ashsolihin.
Ia menegaskan bahwa silaturahmi memiliki banyak manfaat positif, antara lain mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat hubungan antarwarga dan aparat kepolisian.#Ss+




