Polda NTT Perkuat Langkah Damai di Adonara Timur, Kedepankan Dialog, Adat, dan Penegakan Hukum Profesional

Polda NTT Perkuat Langkah Damai di Adonara Timur, Kedepankan Dialog, Adat, dan Penegakan Hukum Profesional

Flores Timur, TBN - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengintensifkan upaya penyelesaian konflik sosial yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. Komitmen tersebut ditegaskan melalui rapat terbatas yang dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., bersama unsur TNI, Forkopimda Kabupaten Flores Timur, serta para pemangku kepentingan terkait.

Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan penyelesaian konflik secara menyeluruh. Seluruh peserta rapat sepakat bahwa penyelesaian konflik harus mengedepankan dialog, musyawarah, pendekatan adat, serta penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Selain itu, seluruh pihak juga berkomitmen memperkuat langkah-langkah rekonsiliasi di tengah masyarakat, mempertahankan pengamanan pada wilayah-wilayah yang masih dianggap rawan, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh situasi, serta meningkatkan koordinasi lintas instansi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Flores Timur turut menyatakan komitmennya untuk membentuk satuan tugas (Satgas) khusus sebagai upaya mempercepat proses penyelesaian konflik, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Usai pelaksanaan rapat, Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung lokasi konflik di Kecamatan Adonara Timur. Kunjungan tersebut juga diisi dengan pertemuan bersama keluarga korban dari kedua belah pihak sebagai bentuk empati sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dalam proses pemulihan pascakonflik.

Pada kesempatan itu, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga yang terdampak sebagai wujud kepedulian Polda NTT terhadap masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan perhatian dan perlindungan kepada seluruh warga.

Langkah-langkah yang dilakukan Polda NTT ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga mengutamakan pendekatan humanis dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu sendiri, diharapkan situasi di Adonara Timur segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dalam suasana yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.#Ss+