Kapolda NTT Resmikan Jembatan Merah Putih, Warga Desa Benu Kini Tak Lagi Terisolasi Saat Banjir

Kapolda NTT Resmikan Jembatan Merah Putih, Warga Desa Benu Kini Tak Lagi Terisolasi Saat Banjir

Kupang, TBN – Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. kembali menunjukkan kepedulian Polri terhadap masyarakat dengan menghadirkan akses yang lebih baik bagi warga Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang melalui peresmian Jembatan Merah Putih yang dibangun oleh personel Satuan Brimob Polda NTT bersama masyarakat setempat, warga kini dapat menikmati sarana penghubung yang aman dan memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Peresmian jembatan yang berlokasi di RT 010 RW 005 Dusun Tanah Putih, Desa Benu tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026) pukul 10.00 WITA dan dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial kepada 36 warga Kecamatan Takari dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kehadiran Kapolda NTT bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat melalui tarian adat dan pengalungan selendang adat sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga Desa Benu.

Turut mendampingi Kapolda NTT dalam kegiatan tersebut, Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., M.Si., Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Candra, S.I.K., M.H., Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri, S.I.K., serta Wakapolres Kupang Kompol Jefris Lazarus Dano Fanggidae, S.H.

Hadir pula Camat Takari Kristyanto H. Djaranjoera, S.STP, Kepala Desa Benu Paulus Pitay bersama perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga penerima bantuan sosial.

Jembatan Merah Putih yang diresmikan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat setempat. Sebelum jembatan dibangun, warga RT 010 RW 005 Dusun Tanah Putih harus menyeberangi sungai untuk menuju Kelurahan Takari maupun Kota Kupang. Kondisi itu sering menjadi kendala, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan kendaraan roda dua tidak dapat melintas.

Kini, berkat kehadiran Jembatan Merah Putih, masyarakat dapat melintasi sungai dengan menggunakan sepeda motor secara aman. Bahkan saat sungai meluap akibat hujan, akses menuju pusat pemerintahan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pusat ekonomi tetap dapat digunakan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan masyarakat Desa Benu menyampaikan ungkapan terima kasih dan rasa syukur kepada Kapolda NTT beserta jajaran Brimob Polda NTT yang telah membantu mewujudkan impian warga akan sebuah jembatan yang layak dan aman.

Prosesi peresmian diawali dengan pembukaan, doa bersama, penyampaian isi hati perwakilan warga, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Kapolda NTT sebagai tanda resmi beroperasinya Jembatan Merah Putih. Setelah itu Kapolda bersama rombongan dan warga melakukan uji coba melintasi jembatan sebelum dilanjutkan dengan foto bersama.

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Kapolda NTT juga menyerahkan bantuan sosial kepada 36 warga Kecamatan Takari. Paket bantuan yang diberikan berisi satu rak telur, beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kilogram, satu dos teh, satu toples biskuit, serta susu kental manis ukuran 0,5 liter.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WITA dan dilanjutkan dengan ramah tamah serta hiburan bersama masyarakat. Sekitar pukul 12.00 WITA, Kapolda NTT bersama rombongan meninggalkan lokasi menuju Kota Kupang.

Peresmian Jembatan Merah Putih dan penyaluran bantuan sosial ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga.#Ss+