Satu Hari, Seribu Harapan: Kapolda NTT Sentuh Kehidupan 1.001 Warga Kota dan Kabupaten Kupang
Kupang, TBN - Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui serangkaian program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Dalam satu hari, orang nomor satu di jajaran Polda NTT itu menghadirkan harapan baru bagi sedikitnya 1.001 warga Kota Kupang dan Kabupaten Kupang melalui penyediaan air bersih, bantuan rumah layak huni, hingga penguatan ketahanan pangan.
Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Salah satu program yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat adalah peresmian enam sumur bor yang tersebar di sejumlah titik di Kota Kupang.
Enam sumur bor tersebut berada di RT 038/RW 012 Kelurahan Oesapa yang dibangun di atas lahan milik Albert Fuamuni, Pospol Bimopu Kelurahan Lasiana, RT 016/RW 006 Kelurahan Oesapa, RT 017/RW 006 Kelurahan Oesapa Barat, Jalan Mesakh Amalo RT 003/RW 001 Kelurahan Oesapa Barat, serta RT 002/RW 001 Kelurahan Pasir Panjang.
Kehadiran sumur bor tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi persoalan utama bagi sebagian warga, terutama saat musim kemarau. Ribuan warga kini dapat menikmati akses air bersih yang lebih mudah untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Tidak berhenti sampai di situ, pada hari yang sama Kapolda NTT juga meresmikan Rumah Harapan atau rumah bantuan bagi warga kurang mampu di Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Rumah tersebut diberikan kepada Ibu Tersia Radja (50), seorang janda dengan tiga orang anak yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi. Peresmian rumah dilakukan langsung oleh Kapolda NTT disaksikan para pejabat utama Polda NTT, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Selain meresmikan rumah, Kapolda NTT juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 50 warga Kecamatan Takari. Bantuan tersebut berisi beras, minyak goreng, gula, mi instan dan teh untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kehadiran Kapolda NTT di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat. Banyak warga menilai program-program yang dijalankan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pengamat sosial dan buadaya sekaligus dosen pada Program S-2 Universitas Nusa Cendana Kupang Dr. Marsel Robot, menilai langkah yang dilakukan Kapolda NTT menunjukkan model kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Kehadiran langsung di tengah masyarakat, melihat persoalan yang dihadapi warga, lalu menghadirkan solusi nyata menjadi teladan bagi para pemimpin di Nusa Tenggara Timur.
"Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang kehadirannya dirasakan masyarakat. Apa yang dilakukan Kapolda NTT melalui pembangunan sumur bor, rumah bantuan dan berbagai kegiatan sosial lainnya merupakan bentuk kepedulian yang nyata," ungkapnya.
Selain fokus pada bantuan sosial dan penyediaan air bersih, Irjen Pol. Rudi Darmoko juga terus menggerakkan program ketahanan pangan di berbagai wilayah NTT. Melalui gerakan penanaman jagung yang melibatkan masyarakat dan jajaran kepolisian, Kapolda NTT berupaya membangkitkan optimisme masyarakat di tengah kondisi alam Flobamora yang dikenal kering dan menantang.
Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Berbagai langkah yang dilakukan Kapolda NTT dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial yang membantu menjawab kebutuhan dasar warga.
Dari air bersih yang mengalir di permukiman warga, rumah layak huni bagi keluarga kurang mampu, hingga semangat menanam jagung untuk masa depan yang lebih baik, seluruh program tersebut menjadi bukti nyata bahwa harapan bisa tumbuh ketika kepemimpinan hadir dan bekerja bersama masyarakat.
Penulis : Bripka Simeon Sion H. S.Kom
Seksi Humas Polres KUpang




