Rela Pakai Daun Pisang, Bhabinkamtibmas dan Pj Kades Tunbaun Pantau dan Amankan Lokasi Longsor

Rela Pakai Daun Pisang, Bhabinkamtibmas dan Pj Kades Tunbaun Pantau dan Amankan Lokasi Longsor

Amarasi Barat, TBNRela memakai daun pisang sebagai pelindung darurat, Bhabinkamtibmas Desa Toobaun dan Desa Tunbaun, Aipda Aprianus Markus Passu, bersama Pj Kepala Desa Tunbaun Bapak Leonardus Dirman serta perangkat desa, turun langsung memantau dan mengamankan lokasi longsor di wilayah RT 005 RW 003, Dusun II, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, pada Selasa (03/02/2026) siang.

Pemantauan dilakukan di titik longsor Jalan H.R. Koroh, yang merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Amarasi Barat, Amarasi Raya, hingga menuju Kota/Kabupaten Kupang.

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, kehadiran petugas di lokasi menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Di lokasi longsor, terpantau alat berat jenis ekskavator milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang sedang melakukan pembersihan material longsor berupa tanah, batu, dan lumpur yang menutupi badan jalan. Upaya tersebut dilakukan guna membuka kembali akses jalan dan melancarkan arus lalu lintas yang sebelumnya sempat terganggu.

Pasca longsor, kondisi badan jalan mengalami kerusakan cukup serius akibat curah hujan tinggi. Material longsoran menutupi sebagian badan jalan sehingga mempersempit akses kendaraan. Pada beberapa titik terlihat retakan serta penurunan struktur tanah yang berpotensi menimbulkan longsor susulan, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas hanya dapat dilalui secara terbatas dengan sistem buka-tutup, khususnya bagi kendaraan roda empat. Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan, karena permukaan jalan licin dan tidak stabil.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Pj Kepala Desa Tunbaun juga berdialog dengan warga setempat terkait situasi kamtibmas serta menyampaikan himbauan tanggap bencana dari Kapolres Kupang. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang.

Selain itu, masyarakat, khususnya para petani, diajak untuk terus mendukung program ketahanan pangan pemerintah, dengan memanfaatkan lahan pertanian dan pekarangan sebagai upaya mewujudkan kemandirian pangan berbasis desa.

Warga juga diminta agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian atau Bhabinkamtibmas apabila mengetahui atau melihat langsung adanya tindak pidana maupun kejadian bencana alam di lingkungan sekitar, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan dan pengamanan lokasi longsor tersebut berjalan dengan aman dan lancar.#Ss+