Ruas Jalan Timor Raya di Takari Longsor, Arus Lalin Yang Hubungkan Empat Kabupaten Lumpuh Total

Ruas Jalan Timor Raya di Takari Longsor, Arus Lalin Yang Hubungkan Empat Kabupaten Lumpuh Total

tribratanewskupang.com,---Ruas jalan Timor Raya yang menghubungkan Kota Kupang dengan Kota-kota Kabupaten lainnya di daratan Timor serta Negara tetangga Timor Leste, kini putus total karena mengalami longsor yang cukup parah. Titik longsor yang terjadi yaitu kilometer 72 Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terjadi pada hari Jumat (17/2/2023) malam.

Kejadian ini disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir  diwilayah Kecamatan Takari dan sekitarnya. 

Kapolres Kupang AKBP FX. Irwan Arianto, S.I.K, M.H membenarkan adanya kejadian ini, dan ia meminta pengguna jalan untuk berhati-hati karena saat ini pemerintah masih berkoordinasi membangun jalur alternatif.

" Ya, semalam dilaporkan dari Kapolsek Takari, bahwa ruas jalan Timor Raya tepatnya di kilometer 72 mengalami longsor, " terangnya.

" Hingga pagi ini pemerintah dan TNI-Polri sedang berkoordinasi membangun jalur alternatif guna memperlancar akses jalan yang putus total sejak tadi malam, " tambahnya.

Nampak dalam pantauan tribratanewskupang.com, tumpukan material longsor yang berasal dari sisi tebing jalan memenuhi jalan raya dengan jumlah yang sangat besar sehingga tidak bisa dikerjakan secara manual.

Dan petugas bersama warga setempat sedang melakukan survei mencari jalur alternatif yang akan dibangun dengan menghubungkan Rt.01 Rw.01 Kelurahan Takari  hingga Rt 08 Rw.04 Desa Noelmina Kecamatan Takari Kabupaten Kupang dengan panjang sekitar 2 kilometer.

AKBP Irwan menambahkan bahwa sejak  terjadi longsor pukul 20.00 Wita pengusaha bersama masyarakat dan dibantu TNI-Polri sudah melakukan pembersihan material longsor yang menutupi jalan raya, namun material masih terus berjatuhan menuju jalan sehingga Sabtu pukul  01.00 Wita dini hari tadi, pekerjaan terpaksa dihentikan.

" Semalam sudah dilakukan pembersihan, namun material longsor masih terus berjatuhan sehingga diputuskan untuk menghentikan pengerjaan tersebut, " tutupnya.#Ss