Disambut Hangat Bupati Kupang, Kapolda NTT Hadiri Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia 2025
Kupang, TBN – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Dr. Rudy Darmoko, S.I.K., M.Si., disambut hangat oleh Bupati Kupang, Yosep Lede, saat menghadiri pengumuman pencapaian Swasembada Pangan Indonesia Tahun 2025 yang digelar secara nasional melalui zoom meeting, bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Civic Center Oelamasi, Rabu (7/1/2026) pagi.
Pengumuman pencapaian swasembada pangan tersebut diikuti oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia melalui zoom meeting dari masing-masing kabupaten dan kota sebagai bentuk sinergi nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Di Kabupaten Kupang, kegiatan zoom meeting ini diikuti oleh Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudy Darmoko, S.I.K., M.Si., Bupati Kupang Yosep Lede, Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, Wakapolres Kupang Kompol Jhoni Sihombing,S.E. S.I.K., M.M serta sejumlah pejabat pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan perwakilan petani.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias dan kebersamaan, mencerminkan komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. Kehadiran unsur Forkopimda, khususnya Kapolda NTT, menjadi simbol dukungan Polri terhadap program strategis nasional di bidang pangan.
Bupati Kupang Yosep Lede dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pencapaian swasembada pangan nasional dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan produktivitas, pendampingan petani, serta kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, kehadiran Wakil Gubernur NTT dan jajaran Polda NTT menunjukkan sinergitas yang solid antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta mendukung program pembangunan nasional, khususnya di sektor pangan.
Pengumuman Swasembada Pangan Indonesia Tahun 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Kupang.#Ss+




