Minggu Kasih, Paduan Suara Oikumene Polres Kupang Kembali Hadir di Tengah Jemaat

Minggu Kasih, Paduan Suara Oikumene Polres Kupang Kembali Hadir di Tengah Jemaat

Amarasi, TBN  -  Paduan Suara Oikumene Polres Kupang kembali hadir di tengah jemaat dalam ibadah Minggu sebagai bagian dari program Minggu Kasih yang diinisiasi Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K.

Untuk kedua kalinya, kelompok paduan suara tersebut mengunjungi gereja di wilayah Kabupaten Kupang. Kali ini, Paduan Suara Oikumene Polres Kupang hadir dalam ibadah mingguan di Gereja Kristen Jemaat Sonaf Honis Oekabiti, Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (27/9/2026) pagi.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Kupang AKP Gundolfus P. Diaz. Kedatangan rombongan mendapat sambutan hangat dari pihak gereja dan jemaat yang hadir. Diperkirakan sekitar 500 jemaat mengikuti ibadah Minggu tersebut.

Dalam rangkaian ibadah yang dipimpin pendeta David Nufninu S.Th, paduan Suara Oikumene Polres Kupang mendapat kesempatan untuk membawakan dua lagu rohani, yakni “Tangan Tuhan” dan “Sebutir Embun.” Kedua lagu tersebut menjadi bagian dari puji-pujian dalam ibadah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kehadiran personel Polres Kupang tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan melalui puji-pujian, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya tokoh agama dan umat beragama di wilayah Kabupaten Kupang.

Pesan kamtibmas kemudian disampaikan AKP Gundolfus P. Diaz melalui Mimbar Kasih.

Dalam kesempatan tersebut, Kabagops menyampaikan terima kasih kepada pihak gereja dan seluruh jemaat yang telah menerima kehadiran Paduan Suara Oikumene Polres Kupang dengan baik.

Ia mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian di Kabupaten Kupang.

“Marilah kita bersama-sama merawat kedamaian di Kabupaten Kupang. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat, namun persaudaraan dan kebersamaan harus tetap kita jaga,” ajaknya.

Pesan tersebut menjadi semakin penting mengingat Kabupaten Kupang akan memasuki tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada November 2026.

AKP Gundolfus mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat mengganggu keamanan dan memicu perpecahan. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi tidak boleh menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaat.

Kegiatan Paduan Suara Oikumene Polres Kupang dalam program Minggu Kasih ini bukan kali pertama dilakukan.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Gereja St. Yohanes Pemandi Bakait. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Paduan Suara Oikumene Polres Kupang untuk hadir secara langsung di tengah umat dalam rangka membangun komunikasi, mempererat silaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui pendekatan keagamaan.

Kegiatan yang kembali dilaksanakan pada 27 September 2026 di Gereja Kristen Jemaat Sonaf Honis Oekabiti menunjukkan kesinambungan program tersebut.

Melalui Minggu Kasih, Polres Kupang berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat tidak hanya melalui kegiatan kepolisian, tetapi juga dengan hadir bersama masyarakat dalam ruang-ruang keagamaan dan sosial.

Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K. melalui program tersebut mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih erat antara Polri, tokoh agama dan masyarakat.

Harapannya, sinergi tersebut dapat menjadi kekuatan bersama dalam menjaga Kabupaten Kupang tetap aman, damai dan kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pilkades serentak November mendatang.

Ibadah Minggu di Gereja Kristen Jemaat Sonaf Honis Oekabiti berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.